Wa


Kamis, 16 Juli 2015

Agen Casino 338a - Sejarah Hari Ini (16 Juli): Selamat Ulang Tahun, Gareth Bale!

Sejarah Hari Ini (16 Juli): Selamat Ulang Tahun, Gareth Bale!


Agen Casino 338a - Tentu tidak ada yang menyangka, jika seorang remaja ceking yang delapan tahun lalu berlari-lari di pinggiran lapangan St Mary’s Stadium di divisi Championship bersama Southampton, saat ini sudah berstatus sebagai pemain termahal di dunia yang namanya selalu dipuja (sekaligus dihujat) di Real Madrid.

Begitulah riwayat hidup Gareth Bale yang pada hari ini (16/7) merayakan hari ulang tahunnya yang ke-26.

Lahir dan berkembang di Cardiff, Wales, Bale mengawali karier sepakbolanya di akademi Southampton sejak 1999 dan mampu menembus tim utama enam tahun kemudian. Bakatnya benar-benar terasah di Soton sebagaimana ia terpilih sebagai pemain muda terbaik divisi Championship di musim 2006/07. Pers lokal bahkan menyebutya sebagai pemain paling kreatif The Saints kendati ia berposisi sebagai bek kiri.

Kepindahannya ke Tottenham Hotspur pada musim panas 2007 semakin melambungkan namanya. Adalah manajer Harry Redknapp yang mengubah jalan kariernya setelah Bale digeser posisiinya dari bek kiri menjadi sayap kiri, dari si nomor 3 ke nomor 11. Bale, yang selama ini sangat mengandalkan kecepatan dalam bermain, berkembang menjadi pemain lebih komplet. Dribelnya semakin lengket dan dibarengi dengan skill, stamina, fisik, kelincahan, serta teknik tendangan bebas yang semakin mumpuni.



Momen tak terlupakan semasa berseragam Spurs terjadi pada fase grup Liga Champions 2010/11 tatkala Bale tak terhitung jumlahnya mempermalukan lini belakang Internazionale, sang juara bertahan turnamen, lewat kegesitan dan agresivitas luar biasa di sektor kiri. Bale, yang saat itu masih berusia 21 tahun, sukses mencetak hat-trick di pertemuan perdana (Tottenham takluk 4-3) sebelum mencatatkan dua assist di laga kedua (Tottenham menang 3-1).

Performa paling dahsyat Bale hadir di musim 2012/13 ketika ia nyaris sendirian menginspirasi Tottenham menembus empat besar Liga Primer Inggris sebelum akhirnya digagalkan sang rival sengit, Arsenal. Di musim itu pula, ia mencatatkan 26 gol dari 44 partai di semua kompetisi – sebuah torehan yang membuatnya terpilih menjadi pemain terbaik Liga Primer Inggris versi PFA, mengulangi pencapaian serupa di musim 2010/11.

Sudah barang tentu klub-klub top mencium bakat besarnya tersebut dan di musim panas 2013 terciptalah momen bersejarah itu: Bale dijual ke Real Madrid dengan banderol yang dilaporkan mencapai £85,3 juta atau setara €100 juta. Ini membuatnya tercatat sebagai pesepakbola termahal sepanjang masa, €6 juta lebih mahal dari rekor sebelumnya pada 2009 yang dipegang oleh rekan seklubnya, Cristiano Ronaldo.



Gol individual spektakuler di final Copa del Rey 2014 menjadi salah satu momen terbaik Bale sejauh ini.

Tak butuh waktu lama bagi Bale untuk membayar lunas price-tag selangitnya itu kepada klub. Di musim 2013/14, Bale mampu menggiring Los Blancos mengklaim La Decima yang sudah lama didambakan ditambah trofi Copa del Rey. Ia mencetak satu gol di masing-masing final turnamen tersebut dengan golnya di final Copa kontra Barcelona terbilang spektakuler.

Sayang, musim debut menyenangkan di ibu kota Spanyol tidak terulang di musim berikutnya. Armada Carlo Ancelotti mengalami periode naik-turun di sepanjang 2014/15. Pada akhirnya, Madrid menyudahi kompetisi dengan tangan hampa sementara rival abadi mereka, Barcelona, menggaet treble. Bale sendiri dihujani kritik oleh publik Santiago Bernabeu atas inkonsistensi performanya di sepanjang musim lalu.

Namun, The Welsh Wizard tentu saja berambisi untuk memperbaiki performanya di musim 2015/16 bersama pelatih anyar, Rafa Benitez. “Tak sabar kembali ke musim baru dan bersaing untuk Undecima,” tutur Bale antusias menyambut musim depan. Di level internasional, ayah satu anak ini juga berharap bisa mengantar timnas Wales lolos ke putaran final Euro 2016.

0 komentar:

Posting Komentar